Seorang calon pemudik, Andi (32), mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan ini. “Tahun lalu saya mudik pakai motor dari Jakarta ke Pekalongan, capek sekali di jalan. Tahun ini, dengan adanya Valet & Ride, saya bisa lebih nyaman dan aman sampai kampung halaman tanpa khawatir kelelahan,” ujarnya.
Selain itu, program ini juga mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk pengamat transportasi. Menurut mereka, inovasi ini tak hanya mengurangi angka kecelakaan, tetapi juga membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur mudik utama.
“Dengan lebih banyak pemudik beralih ke moda transportasi yang lebih aman, beban jalan bisa berkurang, arus mudik lebih lancar, dan tentu saja risiko kecelakaan bisa ditekan,” kata seorang pengamat transportasi dari Universitas Gadjah Mada.
Mudik Aman, Keluarga Nyaman
Program ini sejalan dengan semangat Mudik Aman, Keluarga Nyaman yang selalu digaungkan setiap tahun. Kapolri berharap, inovasi ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh masyarakat agar perjalanan mudik lebih lancar dan selamat.
“Kami ingin memastikan masyarakat bisa pulang ke kampung halaman dengan selamat dan berkumpul dengan keluarga dalam keadaan bahagia. Mudik itu bukan hanya soal sampai tujuan, tetapi juga bagaimana kita bisa pulang dengan aman dan nyaman,” tegas Kapolri.
Foto: Kapolri Jendral Pol.Listio Sigit P Saat Memantau Kesiapan Personel Jelang Arus Mudik 2025
Dengan berbagai langkah strategis yang telah disiapkan, diharapkan mudik tahun ini bisa berjalan lebih baik, dengan lebih sedikit insiden di jalan raya. Kesadaran masyarakat untuk memilih moda transportasi yang lebih aman, seperti layanan Valet & Ride ini, akan sangat membantu menciptakan mudik yang lebih tertib, nyaman, dan selamat bagi semua.***














