“Kompetisi akan melibatkan peserta dari anggota IPSC dan non-IPSC, pimpinan kementerian/lembaga, pimpinan redaksi dan jurnalis, pejabat utama Mabes Polri, perwira tinggi Polri bintang satu dan dua, perwakilan dari seluruh satker serta 36 polda, hingga Taruna Akademi Kepolisian,” jelas Brigjen Nanang, Rabu (16/7/2025).
Pertandingan akan terbagi menjadi tiga cabang utama, yakni:
- Tembak Reaksi, yang diperuntukkan bagi peserta bersertifikat IPSC dan non-IPSC.
- Tembak Shoot Off, mempertandingkan kategori individu dari perwira tinggi, perwira menengah, perwira pertama, Bintara, Tamtama, hingga Polwan.
- Tembak Presisi 25 Meter, mempertandingkan nomor individu dan beregu.
Panitia telah menyiapkan total 330 medali (emas, perak, perunggu), 108 piala, serta 423 sertifikat penghargaan untuk para juara dari berbagai kategori.
Kapolri Cup merupakan ajang strategis untuk mendorong pertumbuhan olahraga menembak secara profesional sekaligus mempererat hubungan antara Polri, TNI, dan masyarakat sipil.
Brigjen Nanang menambahkan, selain meningkatkan kemampuan teknis anggota kepolisian, ajang ini juga menjadi sarana penjaringan atlet potensial dari berbagai kalangan yang kelak bisa mewakili Indonesia di level internasional.***














