“Kita menjadikan budaya dan sejarah sebagai kebanggaan bagi generasi ke depan,” tambah Kapolres.
Terkait kondisi kawasan Astana Gede, Kapolres menilai masih terdapat beberapa titik yang membutuhkan perawatan lebih serius.
Ia menyampaikan rencana berdiskusi dengan Bupati Ciamis mengenai upaya pelestarian dan perawatan situs tersebut.
“Mungkin ada yang perlu dibersihkan atau dirawat lagi. Pemerintah daerah nanti akan kita ajak bicara. Tempat bernilai sejarah tinggi seperti ini wajib dilestarikan,” ujarnya.
Kunjungan ini juga dirangkaikan dengan ziarah, doa bersama, dan tabur bunga di sejumlah titik bersejarah, termasuk Makam Prabu Linggabuana dan Adipati Singacala.
Kapolres didampingi Wakapolres, PJU Polres Ciamis, Bhayangkari, jurnalis, serta sesepuh setempat.
Selain itu, Polres Ciamis menyalurkan bantuan sosial kepada warga sekitar dan mengecek kesiapan Pos Pengamanan Nataru di wilayah Kawali.














