Menurutnya, nilai bela negara tidak terbatas pada pertahanan fisik, melainkan juga diwujudkan dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan digital.
Semua warga juga diingatkan berperan aktif sesuai kapasitas masing-masing.
Kapolres juga menyoroti kondisi masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang tengah menghadapi bencana alam.
“Ujian mereka hari ini adalah panggilan bagi kita semua untuk hadir dan membantu,” tegasnya.
Momentum Hari Bela Negara ke-77 mendorong seluruh peserta mengekspresikan cinta tanah air melalui tindakan nyata, mulai dari membantu korban bencana hingga menjaga ruang digital dari hoaks dan memperkuat ekonomi keluarga.
“Mari kita teguhkan tekad untuk Indonesia yang kuat, maju, dan selalu mampu bangkit menghadapi setiap tantangan,” ajak Kapolres.
Upacara berlangsung lancar, aman, tertib, dan kondusif, mencerminkan semangat disiplin serta kebersamaan seluruh peserta dalam meneguhkan nilai-nilai bela negara.














