“Kami merekam banyak inovasi yang belum pernah dicatat lembaga lain. Salah satunya keputusan beliau menikahkan tersangka kasus pembuangan bayi, sebuah diskresi yang humanis dan berani,” ujarnya.
Tindakan itu, lanjutnya, menjadi bukti nyata bagaimana seorang pemimpin bisa mengedepankan kemanusiaan di atas hukum tanpa mengabaikan nilai keadilan.
“Kami tidak salah memilih. Beliau contoh langka pemimpin Polri yang berani mengambil keputusan sulit dengan hati nurani,” imbuhnya.
Jadi Inspirasi Nasional
Berkat konsistensi dan integritasnya, Kapolres Ciamis kini menjadi salah satu figur Polri yang disebut mampu
“membangun persepsi positif publik terhadap institusi kepolisian”.
“Tugas pemimpin bukan hanya membuat inovasi, tapi juga membangun persepsi. Karena Polri ini seksi, setiap tindakan menjadi sorotan. Maka penting bagi kami untuk kampanye tentang kebaikan,” kata Prof. Kurjum menutup.
Penghargaan ini juga menegaskan bahwa kepemimpinan berbasis integritas, transparansi digital, dan kepedulian sosial dapat menjadi teladan di tengah upaya reformasi kultural Polri.














