Diperlukan pula kekuatan moral dan spiritual agar setiap tugas benar-benar tulus untuk masyarakat.
“Ziarah ini mengingatkan bahwa setiap langkah tugas harus dilandasi niat ibadah dan doa. Tanpa itu, sulit bagi kita memberi manfaat yang hakiki bagi masyarakat,” tambahnya.
Suasana khidmat menyelimuti rangkaian doa dan tawasulan.
Bagi masyarakat Cirebon, kehadiran Kapolda di makam Sunan Gunung Jati memberi kesan bahwa kepolisian bukan sekadar aparat penegak hukum.
Tetapi juga bagian dari komunitas spiritual dan budaya yang hidup berdampingan dengan masyarakat.
Kapolda berharap, doa yang dipanjatkan di makam wali besar itu menjadi penguat semangat jajaran kepolisian dalam menjaga situasi Jawa Barat tetap aman, damai, dan sejahtera.














