Kisah serupa dialami Doni Rizwanto, salah satu guru yang mendapatkan tiket ke Baitullah.
Doni mengaku secara ekonomi dirinya tidak pernah berani berharap muluk untuk bisa umrah dalam waktu dekat.
Namun, wejangan dari pimpinan pesantren juga selalu menguatkan hatinya.
”Kata Aa (Ang Icep), ketika kita punya keinginan kuat untuk berangkat ke tanah suci, pasti Allah kasih jalan dari mana pun. Dan itu yang saya pegang. Sekarang benar-benar terwujud,” kata Doni.
Bentuk Motivasi
Irjen Pol Rudi Setiawan menjelaskan bahwa pemberian hadiah ini merupakan bentuk motivasi bagi keluarga besar pesantren agar terus semangat membangun SDM yang berkualitas.
Ia juga berharap para penerima umrah dapat semakin terpacu dalam menebar kebaikan.
”Teruslah mengajar, teruslah belajar. Pesantren adalah tempat yang sangat baik untuk mendidik harapan bangsa. Titip jaga kamtibmas, kalau semuanya berakhlak baik, insyaallah Ciamis akan aman dan tertib,” pesan Irjen Rudi sebelum melanjutkan perjalanan ke Kota Banjar.
Selain paket umrah, Kapolda Jabar juga menyerahkan bantuan untuk pembangunan Masjid Raya Darussalam serta santunan bagi 40 anak yatim sebagai bagian dari agenda Jumat Berkah.
Kunjungan ini pun menjadi catatan sejarah bagi Ponpes Darussalam tentang indahnya buah kedisiplinan dan kekuatan doa.














