Di sisi lain, sejumlah perangkat desa menyayangkan penyebaran ulang video tersebut.
Mereka khawatir potongan video tanpa penjelasan justru memperkeruh hubungan pemerintah desa dan media.
“Hubungan kami dengan wartawan sudah baik. Viral potongan video seperti itu bisa memunculkan salah paham baru,” ujar salah satu perangkat desa yang hadir.
Organisasi Wartawan Terima Klarifikasi Kades Ibro

Klarifikasi lanjutan dilakukan di salah satu warung kopi di Ciamis pada Minggu, (23/11/2025) malam.
Pertemuan itu dihadiri Ketua APDESI Ciamis Ivan Abdul Jalal, Sekum APDESI Aep Jaman, serta beberapa anggota APDESI.
Organisasi profesi wartawan seperti IPJI, PWI, IJTI, dan IWO juga hadir untuk mendengar langsung penjelasan Kuwu Ibro.
“Saya meminta maaf dengan tulus. Tidak pernah ada niat sedikit pun untuk menyerang profesi wartawan,” kata Ibro di hadapan para Ketua Organisasi wartawan.
Ketua IPJI Ciamis, Muhammad Rifa’i, menyatakan bahwa klarifikasi itu cukup jelas.
“Kami menerima penjelasan Kuwu Ibro. Kejadian ini harus menjadi pelajaran penting bagi semua pihak agar tidak ada lagi misinformasi,” kata Rifa’i.
Ia juga mengingatkan agar publik waspada terhadap pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan dari kericuhan semacam ini.
“Potongan video bisa menyesatkan. Karena itu dialog seperti ini penting,” tegasnya.
Seluruh organisasi wartawan sepakat memperbaiki komunikasi dan menjaga hubungan profesional dengan pemerintah desa.














