Menurutnya, KH. Jamal juga merupakan sosok yang sangat teguh dalam memegang prinsip amar ma’ruf nahi munkar.
Selama masa hidupnya, almarhum juga mendedikasikan diri untuk membimbing santriawan dan santriwati, khususnya dalam pendalaman ilmu Fiqih dan Tasawuf.
”Beliau adalah guru sejati bagi kami. Jutaan alumni telah beliau besarkan dengan ilmu yang sangat bermanfaat. Kehilangan ini sungguh terasa berat bagi kami semua,” ujar Rifai mengenang sang guru.
Hingga berita ini diturunkan, ungkapan belasungkawa juga terus mengalir dari berbagai lapisan masyarakat.
Para alumni dan warga sekitar juga mulai berdatangan ke kompleks pesantren.
Untuk memberikan penghormatan terakhir bagi sosok yang dikenal rendah hati dan juga istiqomah tersebut.
Selamat jalan, Sang Kyai. Semoga ilmu yang telah diajarkan menjadi amal jariyah yang tak terputus.














