“Sementara ini, kita siagakan pengawalan dari Polres bekerja sama dengan Dinas Perhubungan. Ke depan akan dibuat rambu-rambu lalu lintas sebagai petunjuk kehati-hatian dan giliran kendaraan,” katanya.
Selain itu, masyarakat sekitar juga akan diberdayakan sementara sebelum rambu-rambu permanen terpasang.
“Kita gunakan sumber daya yang ada, termasuk masyarakat lokal,” imbuhnya.
Penerangan Sudah Dipersiapkan Pemkab Ciamis
Terkait penerangan, Kapolres memastikan Pemkab Ciamis telah menanganinya.
“Untuk PJU, alhamdulillah Pak Bupati dan Pak Kadishub sudah mempersiapkan. Keselamatan tetap yang utama, apalagi kita menghadapi Operasi Lodaya Mataru 2025,” ucapnya.
Dengan adanya penerangan dan pengamanan tambahan, ia optimistis jalur Ciamis–Cirebon tidak akan kembali terhambat.
Kendaraan Tangki 20 Ton? Menunggu Uji Kelayakan
Menjawab pertanyaan soal tangki 20 ton dengan isi 16 ton, Kapolres menegaskan bahwa setiap kendaraan besar tetap harus menjalani pengecekan kelayakan.
“Nanti akan diuji kelayakannya. Kami perhatikan betul apakah kendaraan itu layak melalui jembatan atau tidak. Jika tidak layak, tentu akan kami alihkan,” tegasnya.
Dengan berbagai langkah pengamanan dan pengaturan tersebut, Jembatan Bailey Cikaleho kini dapat kembali digunakan masyarakat, meski dengan pembatasan ketat demi keselamatan bersama.














