Kehadiran mereka di tengah 856 jemaah lainnya mempertegas bahwa usia bukanlah penghalang untuk menuntaskan rukun Islam kelima.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya pun memberikan perhatian khusus pada aspek kesehatan fisik jemaah, terutama bagi lansia seperti Rusdi.
Ia mengingatkan bahwa perjalanan dari Islamic Centre menuju Asrama Haji Indramayu hingga terbang via Bandara Kertajati (KJT) membutuhkan stamina ekstra.
“Bapak dan Ibu harus betul-betul sehat, banyak minum agar tidak dehidrasi. Jika fisik kuat, insyaallah ibadah akan berjalan baik,” pesan Herdiat.
Sesuai jadwal, Kaisar dan Rusdi yang tergabung dalam Kloter 15 dan 31 ini akan memulai perjalanan suci mereka pada awal Mei mendatang.
Kehadiran jemaah lintas generasi ini memberikan warna tersendiri dalam pelaksanaan manasik perdana di bawah naungan lembaga baru, Kementerian Haji Republik Indonesia.














