“Rasa syukur jangan berhenti di acara seremonial. Kita perlu melengkapinya dengan kerja nyata, target terukur, dan tujuan bersama demi kemajuan wilayah,” katanya.
Ia turut mengingatkan masyarakat agar bijak menghadapi derasnya arus informasi di era digital.
“Sekarang informasi datang begitu cepat lewat handphone. Kalau tidak disaring, bisa menimbulkan masalah. Kita harus bijak, produktif, dan selektif,” tegasnya.
Dalam pidatonya, Amir mengajak pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk menyusun visi jangka panjang 20 tahun ke depan.
“Kita harus memikirkan masa depan pembangunan di bidang ekonomi, pertanian, perdagangan, dan jasa agar wilayah ini berkembang maksimal,” tambahnya.
Acara istighosah menjadi penutup rangkaian kegiatan, menghadirkan suasana khidmat penuh doa untuk keselamatan dan keberkahan wilayah.
“Semoga dari kebersamaan ini lahir pertumbuhan positif demi kesejahteraan masyarakat Cineam,” pungkas Amir.














