”Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan untuk selalu mengedepankan kepentingan rakyat dalam setiap pengambilan keputusan,” ujar Prasetyo menambahkan.
Melalui klarifikasi ini, pemerintah berharap kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat segera berakhir.
Istana ingin memastikan warga mendapatkan data yang akurat langsung dari sumber otoritas, bukan dari spekulasi yang beredar di media sosial.
Selain urusan harga, Prasetyo juga menjamin rantai pasokan BBM nasional dalam kondisi aman.
Ia meminta masyarakat tidak terjebak dalam aksi borong (panic buying) yang justru bisa merusak distribusi di lapangan.
”Kami berharap masyarakat tidak perlu panik atau resah. Kami menjamin ketersediaan stok BBM nasional, dan harga dipastikan tidak mengalami perubahan,” tegasnya.
Dengan kepastian ini, rutinitas pengisian bahan bakar di SPBU diharapkan tetap berjalan normal tanpa perlu ada kekhawatiran akan lonjakan harga mendadak di awal bulan depan.














