Lantunan dzikir yang menggema tidak hanya menghadirkan ketenangan batin, tetapi juga berhasil mempererat tali ukhuwah Islamiyah di antara para hadirin.
Sebagai puncaknya, acara ditutup dengan tausiah agama yang berisi pesan-pesan mendalam.
Pesan Mendalam dari Habib Muhammad Reza Al-Atosh
Dalam ceramahnya, Al Fakir Habib Muhammad Reza Al-Atosh mengajak jamaah menjadikan momentum Isra Mi’raj untuk meningkatkan kualitas takwa.
Beliau menegaskan bahwa iman adalah satu-satunya bekal keselamatan di dunia maupun akhirat.
“Dengan menghadiri majelis dzikir dan shalawat, kita berharap termasuk umat Nabi Muhammad SAW yang patuh, sehingga kelak mendapatkan syafaat beliau di yaumil jaza,” ujar Habib Reza dengan penuh penekanan.
Selain itu, beliau mengingatkan pentingnya meluruskan niat saat melangkah ke majelis taklim.
Menurutnya, Allah SWT akan mengabulkan doa-doa yang dipanjatkan dengan keikhlasan, asalkan dibarengi dengan kesungguhan dalam beramal saleh.
Bijak Menghadapi Era Digital
Menariknya, Habib Reza juga menyoroti fenomena kehidupan modern. Beliau mengimbau jamaah agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
Alih-alih terjerumus pada hal negatif, beliau mendorong umat untuk memanfaatkan teknologi sebagai sarana dakwah dan penyebaran kebaikan.
“Jangan sampai iman kita luntur karena bujukan dunia. Perkuat akidah dengan memperbanyak ngaji, istighfar, doa, dan shalat,” tegasnya saat mengingatkan jamaah akan ujian di era digital.
Suasana Kondusif hingga Akhir
Hingga pengujung acara, ribuan jamaah tetap bertahan dengan tertib dan khusyuk. Pihak keamanan melaporkan bahwa situasi tetap aman dan kondusif tanpa kendala berarti.
Pada akhirnya, peringatan Isra Mi’raj ini sukses menjadi momentum refleksi bagi masyarakat Ciamis untuk terus meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis: Hasna Ismie Lutfiyah














