banner 720x220
News  

Krisis Agraria Menguat, ISMAHI Minta Komitmen Nyata Partai Politik

Bandung,kondusif.com,– Ikatan Senat Mahasiswa Hukum Indonesia (ISMAHI) Jawa Barat (Jabar) menyatakan dukungan penuh terhadap Commitment Declaration dengan simbol 8+9+5 yang digelar di depan Kantor DPW PKB Jawa Barat, Selasa (30/9/2025).

Deklarasi ini menjadi momentum strategis untuk mendorong percepatan reforma agraria yang selama puluhan tahun dinilai mandek dalam implementasi.

Simbol 8+9+5 merepresentasikan tiga pilar agenda besar: 8 isu strategis nasional yang mengakar pada persoalan agraria.

Kemudian, 9 rekomendasi nasional sebagai solusi, serta 5 langkah eksekusi di tingkat provinsi yang menjadi kunci implementasi di daerah.

Ketua ISMAHI Jabar, Muhammad Zaky Noor, menegaskan bahwa reforma agraria sejati tidak boleh berhenti pada retorika politik menjelang pemilu.

“Kami mengapresiasi PKB Jawa Barat yang membuka ruang deklarasi ini. Namun kami juga mendesak partai-partai politik lain, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk segera menyatakan sikap konkret terhadap agenda reforma agraria,” ujarnya.

Menurut Zaky, mahasiswa hukum akan berperan sebagai watchdog bagi sikap politik partai.

“Partai yang benar-benar berpihak pada rakyat akan kami dukung. Tetapi partai yang hanya menjadikan reforma agraria sebagai komoditas politik akan kami kritisi habis-habisan. Mahasiswa hukum Indonesia tidak akan berdiam diri melihat ketidakadilan agraria terus berlangsung,” tegasnya.

Krisis Agraria dan Tuntutan Perubahan

ISMHI menilai saat ini Indonesia menghadapi krisis agraria multidimensi.

Tumpang tindih peta lahan akibat belum optimalnya One Map Policy membuat ribuan desa berstatus kawasan hutan.

Sementara masyarakat kehilangan hak tanah yang telah mereka tempati turun-temurun.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *