Ciamis,kondusif.com,– Komisi D DPRD Kabupaten Ciamis menyoroti indeks pendidikan Ciamis yang masih tertinggal dari rata-rata Provinsi Jawa Barat. Dalam kegiatan monitoring dan evaluasi SE Gubernur Jawa Barat Nomor 45 Tahun 2025 di Aula PGRI Sadananya, Senin (19/5/2025).
Ketua Komisi D H. Zaenal Arifin menekankan pentingnya sinergi antar pihak melalui konsep pentahelix.
“Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Ciamis masih jadi sorotan. Capaian Angka Lama Sekolah (ALS) kita baru 8,1 tahun, bahkan turun 0,1 persen dari tahun 2023. Ini jauh di bawah rata-rata Jawa Barat,” ungkap Zaenal.

Ia menyebut bahwa mewujudkan pendidikan yang maju tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah.
“Harus ada kolaborasi lima unsur, pemerintah, dunia usaha, media, masyarakat, dan akademisi. Ini yang kami dorong melalui konsep pentahelix,” tegasnya.














