Selain itu, terdapat pula penghargaan khusus untuk desa-desa tertib PBB.
Tercatat 24 desa telah melunasi PBB sebelum September 2025 dan masing-masing menerima hadiah televisi.
Aep menyebut seluruh hadiah tidak menggunakan dana APBD.
Semua dukungan berasal dari para sponsor diantaranya, Bank Indonesia Tasikmalaya, BJB, dan PDAM Tirta Galuh.
Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk tetap berinovasi tanpa membebani anggaran daerah.
“Kami tetap bersinergi. Ini bukti bahwa optimalisasi PAD membutuhkan kolaborasi kuat,” ujarnya.
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, mengapresiasi tingginya partisipasi wajib pajak.
Ia juga menilai program tersebut efektif meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat fiskal daerah.
“Selamat kepada para pemenang. Terima kasih kepada masyarakat yang taat pajak. Dukungan Anda semua sangat berarti bagi pembangunan Ciamis,” kata Herdiat.
Ia menegaskan bahwa daerah tidak bisa maju tanpa dukungan fiskal yang kuat.
Karena itu, pemerintah terus mendorong digitalisasi layanan pajak agar semakin mudah diakses dan dipahami masyarakat.
Herdiat juga berharap seluruh elemen masyarakat, OPD, dan sektor usaha semakin patuh terhadap kewajiban pajak.
Dengan demikian, ia optimistis bahwa komitmen bersama mampu membawa Ciamis ke arah yang lebih baik.














