“Jangan sampai menjadi provokator yang tidak baik, contohnya gaya hedonisme di media sosial. Digitalisasi berkembang sangat cepat, baik di kalangan ASN maupun masyarakat. Maka gunakanlah perkembangan ini untuk hal yang bermanfaat,” ucapnya.
Herdiat mengingatkan, pejabat publik seharusnya mampu menjaga perasaan masyarakat, bukan justru melukai dengan sikap pamer.
Tegas Soal Judi Online dan Penyimpangan Sosial
Tak hanya itu, Herdiat menegaskan sikap tegas terhadap ASN yang terlibat judi online (judol).
“Saya tak segan memberikan tindakan bagi ASN yang ketahuan bermain judi online. Sanksinya adalah pemberhentian tidak hormat tanpa tunjangan pensiun. Jika terlacak ada ASN main judol, pasti ada tindakan tegas,” tegasnya.
Selain soal judol, ia juga meminta pejabat untuk berperan aktif dalam menyosialisasikan pencegahan kekerasan dan penyimpangan seksual yang semakin marak di masyarakat.
ASN Harus Jadi Teladan
Mengakhiri sambutannya, Herdiat mengingatkan agar pejabat yang baru tetap rendah hati dan menjadi teladan di tengah kondisi sulit yang masyarakat hadapi.
“Untuk sesuap nasi, masyarakat sedang terpuruk. Seharusnya rekan-rekan ASN menjadi suri tauladan yang baik, bukan sebaliknya,” pesannya.
Pelantikan ratusan pejabat ini menandai komitmen Pemkab Ciamis untuk memperkuat birokrasi yang bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Sekaligus, menegaskan bahwa ASN harus menjaga integritas dengan menjauhi praktik menyimpang seperti judi online dan hedonisme yang dapat merusak citra pemerintahan.***
Penulis: Hasna Ismi Lutfiyah














