Ia mengingatkan bahwa waktu 20 tahun bukanlah waktu yang lama untuk menyiapkan generasi yang unggul secara fisik, mental, dan pengetahuan.
”Harus betul-betul bersama, tidak bisa jalan sendiri-sendiri. Kesehatannya jalan sendiri, pendidikannya jalan sendiri, itu tidak akan ketemu. Kita butuh kolaborasi nyata untuk 2045 mendatang,” tambah Herdiat.
Jaga Marwah PGRI
Di hadapan ribuan anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Herdiat juga memuji kekuatan organisasi profesi ini.
Mengingat jumlah anggotanya yang mencapai puluhan ribu di tingkat kabupaten dan jutaan secara nasional, ia berpesan agar marwah organisasi tetap terjaga.
”PGRI adalah organisasi profesi yang besar. Untuk itu, kita harus mampu menjaga marwah organisasi. Dengan begitu, PGRI Ciamis akan semakin kuat, jaya, dan disegani,” pungkasnya.
Herdiat meyakini, jika solidaritas ini terjaga, tantangan seberat apa pun dalam dunia pendidikan di Ciamis akan mampu terlewati dengan baik.














