Ketua Umum FORMAGAT, Aep Supryadi, menegaskan bahwa tema yang diusung bukan sekadar slogan.
“Ini adalah ajakan untuk bergerak bersama memberi manfaat nyata bagi warga Ciamis,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten Daerah 1 Kabupaten Ciamis, Rudi, menyebut usia 12 tahun merupakan fase kematangan bagi FORMAGAT.
“FORMAGAT bukan hanya mewarnai suara mahasiswa, tetapi juga menampung aspirasi pemuda dan masyarakat. Menggabungkan Harlah dengan pelayanan publik adalah langkah pengabdian yang tepat sasaran,” katanya.
Ia berharap FORMAGAT terus menjadi pemantik solusi, bukan hanya pengkritik.
“Selamat Harlah ke-12 FORMAGAT, semoga selalu bermanfaat, berkolaborasi, dan dekat dengan masyarakat,” tutupnya.
Dengan semangat Harlah FORMAGAT ke-12, organisasi ini membuktikan bahwa pengabdian tak hanya lewat kata-kata, melainkan aksi nyata yang langsung dirasakan warga.














