Menurut Asep, peringatan Hari Santri juga adalah wujud penghormatan terhadap perjuangan para ulama dan santri yang ikut mengantarkan Indonesia merdeka.
Tahun ini, Hari Santri Nasional mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia.”
Menurutnya, tema tersebut menegaskan dua peran besar yang harus diemban santri di era modern.
Pertama, santri berperan mengawal kemerdekaan Indonesia dengan menjaga moral, spiritual, dan ideologi bangsa dari pengaruh negatif globalisasi.
Kemudian, kedua, santri diharapkan mampu membangun peradaban dunia yang damai dan berkeadilan melalui nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.
“Santri tidak boleh berhenti pada romantisme sejarah. Mereka harus berkontribusi nyata menjawab tantangan zaman,” ujar Camat Asep penuh semangat.
Ia juga menambahkan, Hari Santri Nasional 2025 menjadi momentum reflektif bagi santri, ulama, dan masyarakat untuk memperkuat komitmen kebangsaan serta menjaga nilai-nilai luhur Islam.
“Semangat santri adalah semangat cinta tanah air. Dengan ilmu dan akhlak, santri mampu menjadi agen perubahan menuju Indonesia yang maju dan berperadaban dunia,” pungkasnya.














