Namun, Herdiat juga menyoroti tantangan berat di era digital.
Ia meminta ASN Kemenag tidak gaptek dan mampu mewarnai dunia maya dengan konten keagamaan yang sejuk.
”ASN Kemenag harus lincah dan adaptif terhadap teknologi. Berikan pelayanan yang responsif, penuh empati, dan tetap menjaga integritas tinggi,” tegasnya di hadapan para abdi negara.
Menurutnya, penguasaan teknologi yang beretika akan membawa Indonesia menuju masa depan bermartabat.
Ia optimis, fondasi pengabdian yang kokoh mampu menciptakan kedamaian yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
Suasana semakin khidmat saat sesi penyerahan penghargaan Satyalencana Karya Satya.
Herdiat memberikan apresiasi kepada ASN yang telah mengabdi selama 10, 20, hingga 30 tahun.
Penghargaan tersebut menjadi simbol dedikasi para pegawai dalam menjaga kerukunan di Ciamis.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan silaturahmi antarpegawai di lingkungan Kemenag Ciamis.














