“Mereka menggali referensi dari internet, membuat kostum, dan menyajikan tarian daerah dengan penuh semangat. Ini luar biasa,” tutur Ida.
Dalam ajang peragaan busana adat, kelas X-9 keluar sebagai juara pertama dengan tema Bangka Belitung, disusul kelas X-8 (Kalimantan Timur) dan X-10 (Lampung).
Selain gebyar P5, gerak jalan santai keliling lingkungan sekolah turut menyemarakkan suasana. Warga sekitar ikut menyambut hangat kegiatan yang juga diisi dengan hiburan seni, pembagian doorprize, serta berbagai penampilan kreatif siswa.
Ida berharap momentum ini dapat memperkuat citra SMAN 1 Manonjaya sebagai sekolah unggulan yang mendidik generasi berkarakter dan berwawasan kebangsaan. “Kami ingin SMAN 1 Manonjaya dikenal tidak hanya karena prestasi akademik, tetapi juga karena budaya dan semangat kolaboratif yang kami bangun bersama,” tutupnya.
Reporter: HN345














