Kemudian, polisi menemukan korban tergantung di bilik berukuran 3×4 meter.
Kabel listrik warna hitam jenis HL sepanjang 160 cm digunakan, diikat pada tiang kuda-kuda setinggi 180 cm.
Menurut keterangan lingkungan sekitar, korban diduga mengalami depresi. Ia sering sakit-sakitan dan hidup seorang diri. Hal ini diduga menjadi motif tindakan tragisnya.
Tim medis Puskesmas Kertahayu memeriksa korban. Hasilnya, tidak ditemukan tanda kekerasan. Korban mengalami luka jeratan di leher, lidah menjulur tergigit, dan badan sudah kaku.
Polsek Pamarican menyampaikan, “Korban meninggal dunia di lokasi. Tidak ada indikasi kejahatan, murni dugaan gantung diri. Proses identifikasi dan pemeriksaan sudah dilakukan.”
Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk peduli terhadap kesehatan mental dan kondisi tetangga sekitar.
Keluarga dan warga diimbau saling memantau, terutama mereka yang hidup sendiri.














