banner 720x220

Gandeng Kementan dan Industri, Pemkab Ciamis Perkuat Ekosistem Agribisnis Kacang Tanah

​Selain itu, program ini secara otomatis memperkuat peran koperasi desa sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan.

Dengan keterlibatan aktif Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Ciamis, para petani akan menerima suntikan ilmu melalui pelatihan intensif agar hasil panen memenuhi standar kualitas pabrikan.

​Desa Panjalu Sebagai Pionir

​Sebagai langkah awal yang ambisius, Desa Panjalu resmi terpilih menjadi “laboratorium” pengembangan perdana.

Dengan luas lahan yang disiapkan mencapai 50 hingga 200 hektare, para kelompok tani setempat mulai bergerak masif untuk membuktikan bahwa tanah Ciamis adalah emas bagi komoditas kacang tanah.

Keberhasilan di Panjalu nantinya akan menjadi cetak biru (blueprint) yang akan diduplikasi oleh kecamatan-kecamatan lain di seluruh kabupaten.

​Kesuksesan program ini bersandar pada kolaborasi multipihak.

Dukungan penuh dari Kementerian Pertanian memastikan bahwa kebijakan pusat selaras dengan eksekusi di lapangan.

Maka dari itu, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan petani menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem agribisnis yang kompetitif.

​Dengan semangat gotong royong dan visi yang tajam, Ciamis kini mantap melangkah.

Kacang tanah bukan lagi sekadar hasil bumi biasa, melainkan simbol baru kesejahteraan dan kemandirian pangan di Tatar Galuh.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *