SOLO,Kondusif.com,– Jika ada sosok yang paling layak mendapat apresiasi atas lolosnya PSGC Ciamis ke semifinal Liga Nusantara 2025/26, ia adalah sang juru taktik, Heri Kiswanto. Dalam laga dramatis melawan Batavia FC di Stadion Kota Barat, Jumat (30/1/2026), sebuah perjudian taktik yang berisiko tinggi berhasil mengubah kekalahan di depan mata menjadi kemenangan yang heroik.
Perjudian di Masa Kritis
Memasuki babak tambahan waktu, PSGC berada dalam posisi terjepit setelah tertinggal 1-2 oleh gol Rian Galih pada menit ke-98.
Dengan waktu yang semakin menipis dan stamina pemain yang mulai terkuras, Heri Kiswanto mengambil keputusan yang mengejutkan seisi stadion.

Sumber foto: instagram/@psgc_ciamis
Bukannya memasukkan penyerang murni, ia justru memerintahkan bek tengah jangkungnya, Sidang Iskus, untuk meninggalkan pos pertahanan dan bermain sebagai striker ujung tombak.
Strategi target man dadakan ini dirancang untuk merusak ritme pertahanan Batavia FC yang sangat rapat melalui bola-bola atas.
Kekacauan yang Membuahkan Hasil














