1. Lebih aman terhadap perubahan tabel.
Kamu tidak perlu khawatir saat menambah atau menghapus kolom, karena XLOOKUP mencari berdasarkan rentang, bukan nomor kolom.
2. Bisa menampilkan pesan khusus.
Misalnya, kalau data tidak ditemukan, kamu bisa menambahkan teks seperti “Data tidak ada”.
Contoh:
=XLOOKUP(A2;B2:B10;C2:C10;”Data tidak ditemukan”)
3. Mendukung pencarian horizontal.
Kalau datamu tersusun ke samping, XLOOKUP tetap bisa bekerja dengan mudah.
4. Lebih cepat dan efisien.
Untuk file besar dengan ribuan baris data, XLOOKUP bekerja lebih ringan dan cepat dibandingkan pendahulunya.
Kapan Harus Menggunakan XLOOKUP?
Jika kamu masih memakai Excel versi lama, mungkin VLOOKUP masih jadi andalan.
Tapi bagi pengguna Excel 365 atau Excel 2021, sudah saatnya beralih ke XLOOKUP.
Selain lebih fleksibel, rumus ini membuat file Excel jauh lebih rapi dan mudah dipahami oleh rekan kerja lain.
Namun, bukan berarti VLOOKUP harus ditinggalkan sepenuhnya.
Banyak sistem dan template lama yang masih mengandalkan rumus itu, jadi tetap berguna untuk kompatibilitas data lama.
VLOOKUP memang sudah terbukti tangguh dan sederhana, tapi XLOOKUP hadir sebagai versi yang lebih cerdas dan efisien.
Kalau kamu sering bekerja dengan banyak data dan ingin menghemat waktu, belajar XLOOKUP bisa jadi langkah kecil yang membawa perubahan besar dalam produktivitasmu.
Excel terus berkembang, dan mereka yang mau ikut belajar trik barunya akan selalu selangkah lebih maju.















Respon (1)