Edukasi, Kondusif.com,- Fungsi VLOOKUP dan XLOOKUP, – Bagi pengguna Excel, nama VLOOKUP pasti sudah tak asing lagi. Rumus ini seperti “penyelamat” saat kita perlu mencari data dari tabel besar.
Tapi tahukah kamu, Microsoft kini sudah menghadirkan versi yang lebih modern dan fleksibel bernama XLOOKUP?
Banyak yang bilang, XLOOKUP adalah “evolusi” dari VLOOKUP. Tapi, apa bedanya dan seberapa besar peningkatannya?
Fungsi VLOOKUP dan XLOOKUP
VLOOKUP: Rumus Legendaris yang Masih Banyak Dipakai
Sejak bertahun-tahun lalu, VLOOKUP sudah jadi teman setia pengguna Excel.
Rumus ini digunakan untuk mencari data pada tabel secara vertikal (dari atas ke bawah). Misalnya, mencari harga barang berdasarkan kode produk.
Contohnya begini:
=VLOOKUP(A2;B2:D10;2;FALSE)
Artinya, Excel akan mencari data dari sel A2 di kolom pertama rentang B2:D10, lalu menampilkan nilai dari kolom kedua yang sesuai.
Sederhana, tapi cukup terbatas.
Masalahnya, VLOOKUP hanya bisa mencari ke kanan dari kolom pertama.
Kalau datamu tersimpan di kolom kiri, kamu harus mengubah urutan tabel terlebih dulu.
Dan kalau kolom ditambah atau dihapus, rumusnya bisa langsung error.
XLOOKUP: Generasi Baru yang Lebih Fleksibel
Untuk mengatasi semua keterbatasan itu, Excel memperkenalkan XLOOKUP.
Fungsi ini jauh lebih fleksibel dan bisa mencari data ke arah mana pun kiri, kanan, atas, atau bawah.
Selain itu, sintaksnya juga lebih mudah dibaca.
Contohnya:
=XLOOKUP(A2;B2:B10;C2:C10)
Rumus ini akan mencari nilai di A2 pada kolom B, lalu menampilkan hasil yang sesuai dari kolom C.
Tak perlu lagi menghitung nomor kolom seperti di VLOOKUP, dan tidak akan error jika struktur tabel berubah.
Keunggulan XLOOKUP Dibandingkan VLOOKUP
Selain bisa mencari ke arah mana pun, XLOOKUP juga memiliki beberapa kelebihan lain:















Respon (1)