banner 720x220

Anak-Anak Ciamis Lestarikan Bahasa Sunda Lewat Festival Tunas Bahasa Ibu

Sekolah Jadi Garda Depan Pelestarian Bahasa Sunda Lewat FTBI 2025

Festival Tunas Bahasa Ibu, Jadikan Bahasa Sunda Mendunia
Festival Tunas Bahasa Ibu, Jadikan Bahasa Sunda Mendunia

Harapan dari Cikoneng

Di antara ratusan peserta, Kecamatan Cikoneng membawa enam wakil terbaik.

Salah satunya Muhammad Rafi Fauzan, siswa kelas 5 SDN Sindangsari 2, yang tampil dalam lomba Biantara.

Festival Tunas Bahasa Ibu, Jadikan Bahasa Sunda Mendunia
Festival Tunas Bahasa Ibu, Jadikan Bahasa Sunda Mendunia

Dengan suara lantang, Rafi menyampaikan pidato dalam bahasa Sunda.

Ia juga bercerita, persiapan yang ia lakukan bersama gurunya, Rita, memakan waktu hampir dua bulan.

“Penguasaan kosa kata dan udak unduk basa itu penting, supaya bisa kita pahami dengan baik,” kata Rita saat mendampingi.

Bagi Rafi, tampil di FTBI bukan hanya soal lomba.

Ia juga ingin membuktikan bahwa anak-anak Cikoneng bisa bersuara di panggung kabupaten.

Lebih dari itu, ia ingin bahasa Sunda yang dia ucapkan tetap terdengar hingga masa depan.

Kehadiran mereka adalah pengingat sederhana: menjaga bahasa ibu tidak butuh slogan besar.

Cukup dengan anak-anak yang berani tampil, orang tua yang mendukung, dan guru yang sabar membimbing, bahasa Sunda akan selalu hidup di Ciamis.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *