“Peran perempuan dalam pembangunan ekonomi sangat signifikan. Manfaatnya dapat dirasakan secara langsung, terutama di wilayah lokus P2WKSS,” ujar Siska.
Ia kemudian menekankan pentingnya inovasi serta kolaborasi berkelanjutan agar pemberdayaan perempuan mampu memberi hasil yang terukur.
Selain menjadi ruang evaluasi, kegiatan daring ini sekaligus membuka peluang bagi pemerintah daerah.
Untuk melihat sejauh mana kemampuan adaptasi desa terhadap sistem digital, terutama dalam administrasi program dan pengelolaan data.
Perubahan mekanisme ini juga tidak hanya menuntut kesiapan teknis, tetapi juga ketelitian dalam penyampaian informasi.
Pemkab Ciamis berharap evaluasi tahun ini menghasilkan gambaran yang lebih objektif mengenai capaian program.
Melalui format baru ini, pemerintah menargetkan dampak nyata bagi kualitas hidup perempuan dan keluarga.
Sekaligus menjaga kesinambungan pemberdayaan sebagai fondasi pembangunan desa yang sehat dan sejahtera.














