“Kami sering mendapat keluhan kepala sekolah soal banyaknya orang mengatasnamakan wartawan. Semua pihak harus patuh pada koridor masing-masing agar tidak ada yang terganggu,” jelasnya.
Respon Guru, Orang Tua, dan Korwil
Sejumlah guru menekankan bahwa mereka tetap berupaya menjalankan kewajiban mengajar, meski terkadang harus menerima tamu dari luar.
“Moto Ciamis itu berakhlak, siapapun yang datang wajib diterima dengan baik. Tapi kami juga punya kewajiban utama mendidik anak,” ujar seorang guru.
Orang tua murid juga ikut bicara. Ia mengaku anaknya menjadi takut ke sekolah setelah insiden itu.
“Senin pagi anak saya menangis tidak mau sekolah. Sampai sekarang harus diantar dan ditunggu sampai pulang,” ungkapnya.
Dari pihak Koordinator Wilayah Pendidikan, disampaikan bahwa persoalan ini sempat menyinggung perasaan para pendidik.
Ia juga menyinggung adanya pengalaman intimidasi di sekolah lain.
“Kami menghargai media, tapi jangan sampai ada tekanan. Kalau ada intimidasi, kami akan bergerak lebih tegas,” ucapnya.
Sikap Dinas Pendidikan
Kabid GTK Dinas Pendidikan Ciamis menegaskan komitmen menjaga hubungan baik dengan media.
“Kami sinergi dengan awak media. Tapi kalau ada rekan guru yang punya masalah disiplin, biar kami yang proses. Mohon jangan intervensi guru yang sedang mengajar,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa ada guru yang sempat terpikir untuk menggelar aksi protes, namun ditahan demi menjaga kondusivitas.
“Mudah-mudahan masalah ini selesai di sini,” katanya.
Diskusi akhirnya ditutup dengan kesepahaman untuk memperbaiki komunikasi dan menegakkan kode etik masing-masing profesi.
Baik guru maupun wartawan sepakat menjaga sinergi agar kejadian serupa tidak terulang.
“Semua punya kode etik, guru dengan tugas mengajar, media dengan kewajiban mencari informasi. Tinggal bagaimana kita menempatkan diri agar tidak saling bersinggungan,” ujar perwakilan Disdik.
Forum ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara insan pendidikan dan insan pers, demi menciptakan suasana kondusif di dunia pendidikan Kabupaten Ciamis.














