CIAMIS,Kondusif.com,- Layanan darurat bebas pulsa Hotline 110 milik Polres Ciamis ternyata bukan sekadar pajangan. Dalam konferensi pers yang digelar Kamis (12/3/2026), Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah membeberkan data mengejutkan mengenai intensitas warga dalam memanfaatkan layanan quick response tersebut.
Hanya dalam kurun waktu satu minggu terakhir, tercatat sebanyak 40 panggilan masuk ke pusat kendali Polres Ciamis.
Dari jumlah tersebut, 36 panggilan berhasil terlayani dengan baik dan mendapatkan respons cepat dari petugas di lapangan.
”Presentase konektivitas kita sudah mencapai 90 persen. Ini menunjukkan bahwa layanan 110 sudah sangat aktif dan dirasakan manfaatnya oleh warga Ciamis,” ungkap AKBP H. Hidayatullah di hadapan awak media.
Meskipun mayoritas laporan bersifat valid, Kapolres tidak menampik adanya tantangan di lapangan.
Dari total panggilan yang masuk, masih ditemukan dua panggilan fiktif di mana penelepon langsung mematikan sambungan saat dikonfirmasi kembali oleh petugas.
Ia pun memperingatkan masyarakat agar tidak menyalahgunakan fasilitas gratis ini untuk sekadar iseng.
Pasalnya, sistem Hotline 110 saat ini sudah dibekali teknologi canggih yang mampu melacak posisi dan identitas penelepon secara akurat.
”Jangan main-main, karena akan terdeteksi nama siapa dan lokasinya di mana. Tapi bagi warga yang benar-benar mengalami atau melihat kejahatan, jangan ragu. Segera hubungi, anggota kami akan datang ke lokasi secepat mungkin,” tegasnya.
Keaktifan warga dalam melapor lewat 110 ini juga berkorelasi positif dengan keberhasilan pengungkapan kasus kriminal di wilayah hukum Ciamis.
Salah satunya adalah terbongkarnya sindikat curanmor lintas provinsi yang menggasak motor jemaah tarawih di Rancah.
Kapolres menekankan bahwa kombinasi antara laporan cepat warga melalui 110 dan petunjuk dari rekaman CCTV menjadi duet maut yang memudahkan polisi meringkus pelaku dalam waktu singkat.
”Kami ingin menjaga sinergi ini. Ciamis yang harmonis bisa kita wujudkan bersama jika masyarakat aktif melapor dan kami merespons dengan cepat. Semua ini demi keamanan harta benda dan jiwa masyarakat Ciamis,” pungkasnya.














