banner 720x220

Drama Adu Penalti di Kota Barat: PSGC Ciamis Depak Batavia FC, Segel Tiket Semifinal

​Sayangnya, keunggulan itu sirna di menit ke-84. Berawal dari tendangan bebas keras yang gagal diamankan dengan sempurna oleh kiper PSGC, Jeniko menyambar bola rebound untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Skor imbang bertahan hingga waktu normal usai, memaksa laga berlanjut ke babak tambahan waktu.

​Extra Time: Perjudian Taktik Heri Kiswanto

​Drama mencapai puncaknya di masa extra time. Pada menit ke-98, Batavia FC sempat membalikkan keadaan melalui skema serangan balik cepat yang diselesaikan dengan dingin oleh Rian Galih. Skor 2-1 untuk Batavia membuat posisi PSGC terpojok.

​Melihat situasi kritis, pelatih PSGC Heri Kiswanto mengambil langkah berisiko tinggi. Ia mendorong bek tengah jangkung, Sidang Iskus, maju menjadi striker dadakan.

Strategi “total attack” ini membuahkan hasil manis pada menit ke-105. Melalui skema long ball, terjadi kemelut di depan gawang yang memaksa pemain Batavia melakukan gol bunuh diri akibat gangguan fisik dari Sidang Iskus. Skor berubah menjadi 2-2.

​Adu Penalti: Mentalitas Juara PSGC

​Setelah 120 menit tanpa pemenang, nasib kedua tim ditentukan lewat titik putih. Lima eksekutor awal dari kedua tim menjalankan tugas dengan sempurna hingga skor mencapai 5-5.

Ketegangan memuncak saat penendang keenam Batavia FC, Jeniko, melepaskan tendangan yang melambung tinggi di atas mistar.

​M. Fikrom, yang maju sebagai penentu PSGC, dengan tenang menyarangkan bola ke dalam gawang.

Gol tersebut memastikan kemenangan adu penalti 6-5 bagi PSGC Ciamis. Kemenangan dramatis ini membawa Laskar Singacala menyusul Dejan FC ke babak semifinal Liga Nusantara musim ini.***

Penulis: Fauza

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *