banner 720x220
News  

Dari Paru ke Limpa Ini Pemeriksaan Detail Organ Hewan Kurban oleh Disnakkan Ciamis

Namun, bila seluruh organ rusak, maka semuanya disarankan untuk dimusnahkan.

“Cacing hati memang tidak menular ke manusia, tapi organ yang terinfeksi jadi tidak thayyib atau tidak layak dikonsumsi. Biasanya, bagian itu kami sarankan untuk dibakar dan dikubur,” jelas drh. Asri.

Kemudian, pengelolaan limbah juga menjadi perhatian serius.

Asri mengungkapkan, di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Ciamis, yang memiliki kapasitas terbatas, pemotongan dilakukan hanya pada enam ekor sapi dan satu kambing.

Lalu, di tempat ini sudah tersedia IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah).

Kemudian, untuk pemotongan yang dilakukan di lingkungan masyarakat seperti masjid atau DKM, Disnakkan Ciamis telah menyosialisasikan pembuatan saluran pembuangan berupa lubang tanah.

“Ukuran lubang sekitar 0,5 x 0,5 meter cukup untuk kurang dari 10 ekor hewan. Bila lebih banyak, bisa digali lebih dalam, sekitar 1 meter,” tambahnya.

Menurutnya, sosialisasi tata cara pemotongan dan pengelolaan limbah ini telah dilakukan ke seluruh DKM di Kabupaten Ciamis.

“Pemeriksaan hewan kurban ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Ciamis dalam menjaga keamanan pangan, kesehatan masyarakat, dan kelestarian lingkungan,” pungkasnya.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *