Ciamis,kondusif.com,– Disnakkan Ciamis periksa hewan kurban yang disembelih di berbagai titik wilayah, termasuk di lingkungan Polres Ciamis. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa daging dan jerohan hewan kurban layak dikonsumsi dan tidak ditemukan kelainan yang membahayakan kesehatan.
Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Disnakkan Ciamis, drh. Asri Kurnia menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, baik terhadap kondisi daging maupun organ dalam.
“Kami melakukan pemeriksaan hewan kurban, termasuk jerohan dan dagingnya, untuk memastikan bahwa semuanya aman dan layak dikonsumsi,” ujar drh. Asri saat diwawancara di Mapolres Ciamis, Jumat (6/6/2025).
Hewan Kurban di Polres Ciamis Aman
Pada kegiatan pemotongan hewan kurban di Polres Ciamis, sebanyak tujuh ekor sapi dan tujuh ekor domba telah disembelih.
Dari tujuh sapi, lima ekor telah selesai diperiksa, sementara dua sisanya masih dalam proses. Untuk domba, seluruhnya sudah diperiksa dan dinyatakan tidak bermasalah.
Asri menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan dalam dua tahap: antemortem (saat hewan masih hidup) dan postmortem (setelah disembelih).
Menurutnya, tahapan ini bertujuan memastikan bahwa hewan kurban sehat secara fisik dan sesuai dengan ketentuan syariat, terutama dari sisi usia.
“Pemeriksaan antemortem sudah kami lakukan hampir sebulan sebelumnya. Saat itu, ada hewan yang dinyatakan layak, dan ada juga yang tidak,” ungkapnya.
Pemeriksaan Fokus Pada Daging dan Jeroan
Lebih lanjut, pada hari H Iduladha dan hari-hari tasyrik, pemeriksaan difokuskan pada bagian daging dan jerohan.
Pemeriksaan ini penting untuk memastikan bahwa tidak ada kelainan seperti infeksi atau cacingan yang dapat membuat daging tidak layak konsumsi.
Jika ditemukan cacing hati, bagian yang terinfeksi akan dipisahkan.
Bila hanya sebagian kecil organ yang terkena, sisanya yang masih baik bisa dikonsumsi.














