banner 720x220

Dinkes Ciamis Ingatkan Warga, Nyamuk DBD Gigit di Siang Hari!

Edis menegaskan, penyebaran DBD tidak mengenal batas administratif.

Mobilitas penduduk yang tinggi, baik untuk bekerja maupun berdagang, memungkinkan virus dengue menular dari satu daerah ke daerah lain.

“Kami melakukan koordinasi lintas kabupaten untuk penanganan DBD, karena penyebarannya bisa melampaui batas wilayah. Penanggulangan DBD harus dilakukan secara kolaboratif,” ujarnya.

Dinas Kesehatan Ciamis terus memperkuat jejaring komunikasi antarwilayah untuk memastikan data kasus terpantau secara real time dan langkah pengendalian bisa dilakukan serentak.

Pencegahan Masih Jadi Senjata Utama

Meski kasus DBD di Ciamis menunjukkan tren penurunan pada 2025, Edis mengingatkan bahwa kewaspadaan masyarakat tidak boleh kendor.

Menjaga kebersihan lingkungan, menutup tempat penampungan air, dan menerapkan gerakan 3M Plus tetap menjadi langkah paling efektif untuk mencegah berkembangnya nyamuk Aedes aegypti.

“Intinya, penanggulangan DBD harus dilakukan secara kolaboratif, dengan memperhatikan faktor perilaku, lingkungan, dan aktivitas masyarakat,” tegas Edis Herdis.

Ia juga mengimbau warga agar memperhatikan waktu nyamuk aktif menggigit, yaitu pada pagi menjelang siang dan sore hari.

Sehingga penggunaan lotion antinyamuk atau pakaian tertutup saat beraktivitas di siang hari sangat disarankan.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *