Momen dramatis terjadi saat petugas mengevakuasi seorang warga yang tengah sakit dan seorang lansia menggunakan tandu darurat.
Dengan sangat hati-hati, petugas kepolisian bersama anggota Tagana menggotong tandu melewati arus air yang keruh dari dalam rumah menuju tempat yang lebih aman.
”Air terus masuk ke area pemukiman. Mohon relawan segera siagakan perahu, dikhawatirkan masih ada warga yang harus dievakuasi,” tegas Baehaki Efendi, anggota Tagana Ciamis yang melaporkan situasi dari Dusun Kubangpari, Desa Bangunsari.
Hingga berita ini diturunkan, rumah-rumah warga di sepanjang aliran sungai dilaporkan mulai terendam.
Warga yang tinggal di zona rahasia banjir telah diinstruksikan untuk segera melakukan evakuasi mandiri atau menunggu bantuan petugas.
Mengingat curah hujan di wilayah hulu (Barat) masih terpantau tinggi, potensi banjir susulan atau kenaikan debit air masih sangat mungkin terjadi.
Pihak kepolisian dan Tagana terus bersiaga penuh di titik-titik rawan untuk mencegah jatuhnya korban jiwa.
Petugas juga mengingatkan warga untuk segera mematikan aliran listrik.
Kemudian, mengamankan barang berharga ke tempat yang lebih tinggi sebelum meninggalkan rumah.














