Menurut Kapolsek, ambruknya TPT dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang membuat tanah bergerak dan menekan tembok pembatas.
“Diduga hujan deras yang terus menerus menyebabkan pagar dan TPT runtuh hingga menimpa tiang kandang sapi di bawahnya,” jelasnya.
Ia menyebutkan bahwa TPT tersebut memiliki tinggi sekitar tiga meter dan lebar kurang lebih dua puluh meter.
Penjaga rumah kemudian melaporkan kejadian itu kepada aparat desa setelah melihat kerusakan yang cukup parah.
Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun pagar dan TPT mengalami kerusakan cukup signifikan serta merusak kandang sapi milik warga.
“Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp20 juta,” kata Iptu Wawan.
Polsek Rancah masih memantau kondisi sekitar lokasi kejadian untuk mengantisipasi bencana susulan akibat cuaca ekstrem.














