banner 720x220
News  

Desa Madiasari Alokasikan 20 Persen Dana Desa 2025 untuk Program Ketahanan Pangan

“Kalau singkong bisa ditanam lalu ditinggalkan, tahu-tahu panen. Sementara sayuran harus dirawat secara telaten. Karena itu, kami mendatangkan tenaga profesional dari Garut untuk mendampingi warga,” jelasnya.

Untuk memperkuat program ini, pemerintah desa juga melibatkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta bekerja sama dengan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP).

Pendampingan dari tenaga ahli diharapkan dapat meningkatkan keterampilan petani sehingga mampu bersaing dalam sektor pertanian modern.

“Mudah-mudahan masyarakat bisa lebih mandiri secara ekonomi lewat hasil pertanian. Selebihnya kita serahkan pada takdir Allah,” pungkas Wawan.

Dengan kebijakan ini, Desa Madiasari optimistis mampu menjadi contoh bagi desa lain dalam membangun kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga melalui hasil pertanian yang lebih bernilai.

 

Wartawan: Heni/Kondusif.com

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *