“Melalui Youth Education Festival, kami ingin menghidupkan kembali semangat belajar. Budaya, minat, dan bakat kami yakini sebagai fondasi penting dalam membangun pendidikan yang berkelanjutan,” ujar Ihsan.
DEMA STAI Al Hidayah Tasikmalaya Gelar Youth Educational Festival 2025
Sementara itu, Ketua DEMA STAI Al Hidayah Tasikmalaya, Zidan Jamaludin, menilai Seminar Pendidikan Nasional dalam rangkaian acara menjadi ruang strategis membangun kesadaran kritis pelajar terhadap sistem pendidikan nasional.
Ia berharap forum tersebut mampu melahirkan generasi muda yang merdeka berpikir, kritis menyikapi tantangan zaman.
Kemudian, memiliki daya saing di tengah perubahan global yang semakin cepat.
Ketua STAI Al Hidayah Tasikmalaya, Hamid, menyebut kegiatan ini sebagai langkah awal membangun kesadaran kolektif.
Ia juga berharap mahasiswa mampu memperluas dampak pendidikan hingga ke masyarakat.
“Mahasiswa harus hadir sebagai agen perubahan. Melalui kegiatan ini, kami mendorong kontribusi nyata mahasiswa dalam menumbuhkan kesadaran pendidikan sebagai jalan perubahan sosial,” jelasnya.
Secara keseluruhan, Youth Education Festival diharapkan menjadi ruang inkubasi berkelanjutan bagi generasi muda Priangan Timur.
Dalam mengembangkan potensi diri, memperkuat karakter, dan memperteguh komitmen memajukan pendidikan daerah.














