banner 720x220
News  

Delapan Tahun Tertahan, Ciamis Targetkan “Naik Kelas” Jadi Kabupaten Layak Anak Madya

Sumber foto: Pemkab Ciamis
Sumber foto: Pemkab Ciamis

CIAMIS,Kondusif.com,- Selama delapan tahun terakhir, status “Pratama” dalam predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) seolah menjadi zona nyaman sekaligus kutukan bagi Kabupaten Ciamis.

Namun di tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Ciamis akhirnya memutuskan untuk “pecah telur”.

Mereka tidak lagi sekadar ingin bertahan, melainkan tancap gas mengejar predikat Madya.

​Langkah ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Gugus Tugas KLA yang digelar di Aula Kantor KORPRI, Kamis (05/03).

Namun, di balik target administratif itu, terselip pesan yang jauh lebih dalam: Ciamis sedang berperang melawan isu-isu kelam yang mengancam masa depan anak.

​Bukan Sekadar Mengisi Aplikasi

​Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Ciamis, Yoyo, tidak ingin jajarannya terjebak dalam rutinitas pengisian data semata.

Ia mengingatkan bahwa musuh nyata yang harus dihadapi adalah kekerasan seksual, perdagangan orang, hingga ancaman predator anak yang masih menghantui.

​”Jangan sampai kita hanya sibuk mengejar predikat, tapi luput pada substansi perlindungan anak itu sendiri,” tegas Yoyo di hadapan para operator perangkat daerah.

​Ia bercerita, tahun lalu Ciamis sebenarnya sudah di ambang pintu predikat Madya.

Sayangnya, gara-gara urusan dokumen pendukung (eviden) yang kurang lengkap, poin Ciamis melorot.

“Kita tidak ingin jatuh di lubang yang sama. Tahun ini, pengisian aplikasi KLA harus akurat dan berbasis bukti nyata di lapangan,” tambahnya.

​Melompat dari Angka 40 ke 90 Persen

​Meski masih punya banyak PR, Ciamis sebenarnya sedang berlari.

Salah satu capaian yang patut diacungi jempol adalah urusan hak sipil.

Dulu, kepemilikan akta kelahiran di Ciamis hanya di angka 40,76%, namun kini melesat tajam hingga 90,49%.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *