“Kesadaran gender harus hadir dalam ruang pendidikan dan komunitas. Gerakan tidak boleh berhenti pada wacana,” tegasnya.

Inisiatif KOPRI Cabang Ciamis tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Ciamis. Dalam sambutan Bupati Ciamis yang diwakili Kepala Bapenda Ciamis, Dr. Aef Saefulloh, M.Si, pemerintah menilai karya tersebut sebagai langkah solutif menghadapi persoalan sosial di daerah.
“Kami bangga karena KOPRI mampu merespons persoalan kekerasan dan pelecehan seksual melalui karya yang konkret dan aplikatif. Mudah-mudahan buku ini menjadi pedoman bagi remaja tingkat SLTP dan SLTA,” ungkapnya.
Ia berharap pocket book PPKS dapat berperan sebagai langkah preventif melalui penguatan literasi publik dan pendidikan karakter, sehingga mampu menekan potensi kekerasan seksual di Kabupaten Ciamis.
Pocket Book PPKS KOPRI Cabang Ciamis dirancang ringkas, komunikatif, dan mudah dipahami. Buku ini diharapkan menjadi rujukan literasi gender di lingkungan sekolah dan komunitas, sekaligus memperkuat sistem perlindungan korban di tingkat lokal.
Peluncuran buku saku ini menegaskan peran KOPRI Cabang Ciamis sebagai bagian dari gerakan perempuan yang konsisten membangun advokasi berbasis pengetahuan, pendidikan, dan pengorganisasian masyarakat demi terwujudnya pembangunan sosial yang inklusif dan berkeadilan gender.
Soft launching Pocket Book PPKS menjadi bagian dari rangkaian Opening Ceremony Konfercab ke-XVIII PC PMII Ciamis, yang juga menjadi momentum konsolidasi kader serta regenerasi kepemimpinan PMII dan KOPRI di Kabupaten Ciamis.***
Penulis: Hasna Ismie Lutfiyah














