Setibanya di lokasi, petugas mendapati Nana dalam posisi terjepit di dasar sumur yang sempit.
Tanpa membuang waktu, tim segera memasang peralatan evakuasi.
Dengan teknik vertical rescue, para petugas berjibaku melawan sirkulasi udara yang terbatas di kedalaman ± 10 meter tersebut.
”Petugas bergerak cepat karena kondisi oksigen di bawah cukup riskan,” tulis laporan resmi tim Damkar Ciamis.
Selamat dari Maut
Ketegangan berakhir tepat pukul 08.15 WIB. Berkat kerja sama tim yang solid, tubuh Nana berhasil ditarik ke permukaan dalam kondisi selamat.
Meski tampak syok dan mengalami beberapa luka akibat benturan, korban segera dilarikan ke RSUD Ciamis untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Setelah memastikan area aman dan korban tertangani oleh pihak medis.
Tim Damkar yang dipantau oleh Yayan Muliyansyah dari markas UPTD, akhirnya kembali ke posko.
Operasi penyelamatan yang berlangsung kurang dari satu jam ini menjadi bukti kesiapsiagaan personel Damkar Ciamis.
Dalam menghadapi situasi darurat di tengah permukiman warga.
Kini, sumur tua yang sempat “menelan” Nana tersebut telah diberi tanda peringatan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.














