CWPG tidak hanya mengajarkan teknik bertarung, tetapi juga membina mental para atlet.
Juli menekankan pentingnya sikap disiplin dan menjauhkan diri dari pergaulan negatif.
“Silat bukan untuk sombong, tapi untuk membela diri, menjaga harga diri, dan meraih prestasi. Saya tidak ingin anak didik CWPG terdengar terlibat tawuran atau geng motor,” jelasnya.
Selain itu, CWPG membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin bergabung.
Pendaftaran bisa dilakukan langsung di padepokan atau melalui formulir online, dengan biaya administrasi sebesar Rp 50 ribu.
Oleh karena itu, dia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan peluang ini.
Apalagi latihan silat dapat memberikan banyak manfaat, mulai dari kesehatan fisik hingga pembentukan karakter.
Dengan visi jangka panjang, Juli optimistis CWPG akan terus mencetak atlet berprestasi.
“Selama ada anak-anak yang mau berlatih, saya akan mendampingi mereka sampai ke puncak prestasi,” tutupnya.














