banner 720x220

Menguak Jurus Gabungan Cimande dan Cikalong ala CWPG Ciamis

Foto: ilustrasi web
Foto: ilustrasi web

Pendekatan ini juga dianggap relevan dengan perkembangan pencak silat modern, di mana strategi dan adaptasi menjadi kunci dalam memenangkan pertandingan.

CWPG menekankan bahwa seorang pesilat harus bisa membaca situasi, mengenali pola serangan lawan, dan memutuskan apakah akan bertahan, menghindar, atau menyerang balik.

Selain teknik, pelatih juga mengajarkan aspek mental dan kedisiplinan.

Menurut Juli, menguasai gabungan Cimande dan Cikalong membutuhkan latihan rutin, ketahanan fisik, serta kecerdasan taktis.

“Kalau cuma keras tapi tidak pintar, bisa habis tenaga sebelum pertandingan selesai. Tapi kalau pintar tanpa kekuatan, sulit menjatuhkan lawan. Harus seimbang,” katanya.

Dengan metode gabungan ini, CWPG telah melahirkan banyak atlet berprestasi, baik di tingkat daerah, provinsi, maupun nasional.

Strategi ini terbukti efektif dalam menghadapi berbagai gaya bertarung lawan, karena pesilat CWPG bisa menyesuaikan diri dengan cepat di arena.

Juli berharap pendekatan ini bisa terus diwariskan ke generasi berikutnya.

“Silat itu bukan sekadar adu kekuatan, tapi seni membaca lawan dan mengatur strategi. Kalau bisa memadukan kerasnya Cimande dan liciknya Cikalong, kita punya pesilat yang komplet,” tutupnya.

banner 720x220

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *