Situasi ini berimbas luas karena banyak situs mengandalkan Cloudflare sebagai lapisan utama stabilitas dan mitigasi serangan siber.
Tidak hanya platform global yang terpukul. Sejumlah situs nasional juga ikut goyah, salah satunya laman resmi BMKG yang sempat tidak dapat dibuka publik.
Sebagai informasi, Cloudflare sendiri merupakan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat yang berdiri sejak 2009.
Perusahaan ini juga menangani distribusi konten dan perlindungan jaringan untuk berbagai layanan digital di seluruh dunia.
Ketika sistemnya terganggu, efek domino langsung terjadi pada layanan yang terhubung.
Hingga berita ini diturunkan, sejumlah platform mulai berangsur pulih, meski beberapa layanan masih melaporkan pemulihan yang bertahap.
kondusif.com terus memantau perkembangan gangguan ini dan memperbarui informasi apabila ada pernyataan resmi dari pihak Cloudflare.














