Ia menyampaikan bahwa harmoni tidak lahir begitu saja, tetapi tumbuh dari konsistensi warga dalam menjaga toleransi, menghargai perbedaan, dan memelihara kerukunan sehari-hari.
Ia menambahkan bahwa penghargaan itu mencerminkan kerja pemerintah daerah yang terus berupaya membangun ruang sosial yang nyaman dan aman bagi seluruh warga.
“Capaian ini adalah buah dari upaya kolektif masyarakat Ciamis dalam merawat keharmonisan dan persatuan,” ujar Yadi dalam sambutannya.
Keberhasilan ini juga sekaligus menunjukkan bahwa Ciamis memiliki ekosistem sosial yang solid.
Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi faktor penting yang membuat daerah ini mampu menjaga stabilitas kerukunan di tingkat lokal.
Pemerintah Kabupaten Ciamis juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah terlibat dalam proses pengukuran IHaI.
Baik sebagai responden maupun sebagai pihak yang ikut menciptakan lingkungan sosial yang harmonis.
Pemkab juga berharap capaian tahun ini dapat menjadi pemicu untuk terus memperkuat harmoni sosial, tidak hanya untuk Ciamis tetapi juga sebagai inspirasi bagi daerah lain di Indonesia.














