Kapolres juga meminta agar lembaga terkait seperti Departemen Agama dan Dinas Pendidikan turut aktif dalam melakukan edukasi.
Selain itu, perlu dilakukan sosialisasi di sekolah-sekolah maupun tempat ibadah.
“Saya harap pihak sekolah, tokoh agama, dan pihak berwenang di lingkungan masyarakat bisa lebih proaktif melakukan penyuluhan dan edukasi. Kasus pelecehan ini sering terjadi, dan kita tidak boleh menutup mata,” tambahnya.
Ciamis drurat perundungan, oleh karena itu, Akmal menekankan pentingnya membangun sistem perlindungan anak yang kuat dan berlapis, dimulai dari rumah hingga ruang publik.
Ia juga mendorong masyarakat agar tidak segan melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kekerasan atau perundungan yang menimpa anak-anak di sekitarnya.
“Jangan biarkan anak-anak kita menjadi korban berikutnya. Lindungi mereka dengan perhatian, kepekaan, dan keberanian untuk bertindak,” pungkasnya.














