Khazanah,Kondusif.com,- Panduan Lengkap Niat Tarawih,- Malam ini, jutaan umat Muslim di Indonesia berbondong-bondong menuju masjid untuk melaksanakan salat Tarawih pertama.
Di tengah euforia dan rasa bahagia menyambut bulan suci, ada baiknya kita sejenak memeriksa kembali kesiapan teknis ibadah kita.
Agar ibadah malam ini lebih mantap dan tidak sekadar ikut-ikutan, berikut adalah panduan lengkap niat dan doa yang perlu Anda simpan dan pelajari.
Niat Salat Tarawih
Salat Tarawih biasanya dikerjakan dalam kelipatan dua rakaat satu salam.
Berikut adalah lafal niat yang bisa Anda baca di dalam hati (atau dilafalkan secara lirih):
Sebagai Makmum:
Ushalli sunnatat Tarawih rak‘ataini mustaqbilal qiblati ma’muman lillahi ta‘ala.
Artinya: “Aku niat salat sunah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, sebagai makmum, karena Allah Ta’ala.”
Sebagai Imam:
Ushalli sunnatat Tarawih rak‘ataini mustaqbilal qiblati imaman lillahi ta‘ala.
Artinya: “Aku niat salat sunah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, sebagai imam, karena Allah Ta’ala.”
Niat Salat Witir
Salat Witir adalah penutup ibadah malam. Di Indonesia, umumnya Witir dikerjakan tiga rakaat dengan pola 2 rakaat (salam) + 1 rakaat (salam) atau langsung 3 rakaat sekaligus.
Niat 2 Rakaat Pertama (Jika dipisah):
Ushalli sunnatal witri rak’ataini mustaqbilal qiblati ma’muman lillahi ta’ala.
Niat 1 Rakaat Penutup:
Ushalli sunnatal witri rak’atan mustaqbilal qiblati ma’muman lillahi ta’ala.
Jika langsung 3 Rakaat sekaligus:
Ushalli sunnatal witri tsalatsa raka‘atin mustaqbilal qiblati ma’muman lillahi ta‘ala.
Doa Kamilin: Puncak Harapan di Sela Sujud
Setelah selesai melaksanakan seluruh rangkaian Tarawih dan sebelum atau sesudah Witir (tergantung tradisi masjid setempat), imam biasanya memimpin pembacaan Doa Kamilin.














