Kemudian, Indonesia–Malaysia: 4,31 juta transaksi, senilai Rp1,15 triliun (sejak Mei 2023).
Lalu, Indonesia–Singapura: 238.216 transaksi, senilai Rp77,06 miliar (sejak November 2023).
Dengan demikian, angka ini membuktikan bahwa QRIS Antarnegara bukan sekadar simbol diplomasi.
Tetapi instrumen nyata yang memudahkan masyarakat bertransaksi lintas batas dengan efisien.
Sinergi Indonesia–Jepang
Keberhasilan peluncuran QRIS di Jepang lahir dari kerja sama erat antara Bank Indonesia, ASPI, Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri (METI) Jepang, Payment Japan Association (PJA), Netstars, serta berbagai lembaga keuangan Jepang.
BI menegaskan akan terus memperluas cakupan merchant di Jepang agar masyarakat Indonesia semakin mudah bertransaksi.
Sebaliknya, ke depan masyarakat Jepang pun dapat menggunakan aplikasi pembayaran dari negaranya untuk bertransaksi di Indonesia.
Transformasi Digital yang Tak Terbendung
Perluasan QRIS ke Jepang menjadi bukti bahwa transformasi digital di sektor keuangan Indonesia berjalan masif dan diakui dunia.
Inovasi ini tidak hanya memberi kenyamanan wisatawan dan pelaku usaha, tetapi juga memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia di era digital.
Dengan capaian ini, Indonesia menegaskan diri sebagai salah satu pionir pembayaran digital lintas negara berbasis QR di Asia, bahkan dunia.














